Audensi Dengan DPRD Kota Yogyakarta, Masyarakat Kali Code Mandiri Pertanyakan Penggusuran

  • Whatsapp

 

Yogyakarta, Utarapost.net – Perwakilan masyarakat pinggir kali code yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Kali Code Mandiri melakukan audiensi dengan DPRD kota Yogyakarta dan diterima oleh Ketua DPRD Kota Yogyakarta Danang di Ruang Rapat 3 DPRD kota Yogyakarta Jumat (19/11)

Bacaan Lainnya

perwakilan Paguyuban Masyarakat Kali Code Kris Triswanto pada pertemuan tersebut mempertanyakan perihal rencana penertiban atau Penggusuran kawasan pinggir Sungai Code yang selama ini telah ditempati oleh warga.

Lanjutnya lagi kawasan yang sejak tahun 1990 dimanfaatkan warga untuk berjualan tersebut tiba-tiba hendak ditertibkan/digusur dan warga diminta menertibkan/ membongkar bangunan warungnya tanpa ganti untung & relokasi.

“Selama ini Paguyuban tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan penataan Sungai Code, justru mendapat Surat Peringatan Pertama hingga Ketiga. Surat Peringatan tersebut atas nama BBWS-Serayu Opak selaku instansi yang memiliki kewenangan mengurus sungai”,kata Kris.

Dikatakan juga oleh Kris Triswanto, Pada prinsipnya, Paguyuban tidak menolak rencana penertiban asalkan ada musyawarah dengan warga, tersebut.

“Akan tetapi Paguyuban hanya meminta agar dilibatkan dalam rencana tersebut, apalagi pinggiran Sungai Code memiliki nilai ekonomi, sosial dan budaya bagi warga setempat” harapnya

Sebagai juru bicara masyarakat Kris Triswanto mengatakan banyaknya isu rencana penertiban/penggusuran kawasan Sungai Code membuat Paguyuban Masyarakat Kali Code Mandiri kebingungan dan bertanya-tanya,

“Siapakah yang memiliki kewenangan dan bagaimana bentuk tanggungjawabnya” ujar Kris Triswanto

dikatakannya juga, hingga saat ini pihak Paguyuban Masyarakat Kali Code Mandiri masih akan berupaya agar penertiban/penggusuran kawasan Sungai Code dilakukan secara partisipatif dan sesuai dengan hak asasi manusia.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Kota Yogyakarta Danang, memberikan saran agar Paguyuban merancang konsep pengelolaan Sungai Code dan mengajak BBWS-SO untuk rembug bareng dan juga akan mengawal aspirasi masyarakat

“Agar tercapai kesepakatan yang bisa diterima semua pihak” ujarnya (rht)

Pos terkait