Bupati Lotim Teken MoU Dengan UMY

  • Whatsapp

Foto: Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi dan Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto M.P IPM menandatangani MoU dibidang pendidikan, pelatihan, pendampingan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

 

Bacaan Lainnya

Yogyakarta, Utarapost.net – Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmi didampingi Kadis PMD Muhammad Hairi, M. Si. kadis Dikbud Ahmad Dewanto Hadi, MT. Staf Khusus Bidang Pendidikan Dr Fauzan MPd, serta Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Staf Khusus Bidang Kesehatan H Soebroto MKes, Kabag Umum Muhammad Takdir dan Kabag Kerjasama Hadi Fathurrahman, menandatangani MOU kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan sekaligus menjadi dosen kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan judul Integrasi SDGS RPJMD Kabupaten Lotim Tahun2018-2023. Senin (15/11/2021). Hadir juga Rektor Dr Ir Gunawan Budiyanto M.P IPM, Pembantu Rektor dan Civitas akademika UMY

Adapun MoU kerjasama yang ditandatangani oleh Bupati HM Sukiman dan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dr Ir Gunawan Budiyanto M.P IPM adalah dibidang pendidikan, pelatihan, pendampingan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi dalam materi kuliah umumnya  memaparkan gambaran umum kondisi daerah Kabupaten Lombok Timur.

“Kabupaten Lombok timur terletak antara 116°-117° Bujur Timur (BT) dan 8°-9° Lintang Selatan (LS)” paparnya

Dimana Kabupaten Lotim Memiliki 21 Kecamatan dengan kondisi sosial budaya beberapa desa masih melestarikan budaya Suku Sasak dan memiliki beberapa kegiatan adat yang dapat menjadi pendongkrak pariwisata

“Pesona Budaya Desa Pengadangan yakni berupa prosesi penyambutan tamu, pentas kesenian tradisional “Doe Pengadangan” (Selober, Ceroncong, Gendang Beleq, Rantok, dan Kecimol). Budaya ini memiliki potensi dalam pengembangan atraksi pada setiap destinasi wisata” papar Sukiman

Masih dipaparkan Sukiman dihadapan civitas akademika UMY, jumlah penduduk pada Tahun 2020 berjumlah 1.208.594 Jiwa, dengan Penduduk terbanyak terdapat di Kecamatan Pringgabaya dengan jumlah penduduk sebanyak 95.393 Jiwa

Dijelaskan juga oleh orang nomor satu di Lotim ini Pertumbuhan Ekonomi/Laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Lombok Timur periode 2015-2020 mengalami fluktuasi, dimana pada tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Lombok Timur sebesar 5,93 persen menjadi 5,23 persen tahun 2016, tahun 2017 menjadi 6,25 persen dan tahun 2017 pertumbuhan ekonomi sebesar 3,36 persen, pada tahun 2019 sebesar 4,68 persen dan Tahun 2020 mengalami kontraksi akibat Dampak Covid 19 sebesar -3,10 persen

Laju inflasi 2015-2019 (dalam persen) yang dasar perhitungannya mengacu pada Kota Mataram, Inflasi adalah kondisi meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinyu).

Munculnya berkaitan dengan mekanisme pasar antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi. Sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Laju inflasi menjadi salah satu aspek yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduk” imbuhnya

“TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) Agustus 2020 sekitar 68,11 persen naik 2,48 persen dibandingkan Agustus 2019. TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Agustus 2020 sebesar 4,17 persen naik 0,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. 65,01 60,56 63,8” tuturnya

Sambungnya lagi IPM tahun 2020 meningkat 0.11 persen, menjadi 66,30, Penurunan penduduk miskin tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 (0,40 persen point) dan lebih tinggi dibandingkan rata-rata capaian dalam sepuluh tahun tahun terakhir (0,86 persen point).

“Visi– Misi RPJMD Lombok Timut yang adil, sejahtera dan aman” tuturnya

Pada kesempatan itu selain menyampaikan isu strategis pembangunan di Lotim Sukiman juga menyampaikan tujuan pembangunan Lotim tahun 2018-2023 Sera sasaran pembangunan tahun 2019-2023 diantaranya
1. Meningkatnya hasil pembangunan infrastruktur wilayah berdasarkan rencana secara berimbang pada bidang transportasi, energi, irigasi, air bersih, sanitasi, dan perumahan yang berwawasan lingkungan.

2. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui ketersediaan akses pelayanan kesehatan dan rujukan serta pendidikan yang bermutu, terjangkau sesuai kemampuan masyarakat.

3. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, perdagangan , pariwisata, BUMD, Koperasi dan sumberdaya lainnya serta meningkatkan pendapatan daerah dan investasi.

4. Menurunnya Angka Kemiskinan melalui penurunan tingkat pengangguran, pemenuhan kebutuhan pangan dan pengentasan penyandang masalah kesejahteraan

Hal ini diperkuat lagi sebagaimana disampaikan oleh Staf Khusus Bidang Pendidikan Lotim Dr Fauzan M Pd mengatakan kepada awak media ini, beberapa agenda Bupati Lotim selama di yogyakarta adalah penandatanganan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di samping memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UMY.

“Bupati Lombok Timur, Bapak H. Muhammad Sukiman Azmi dalam kuliah umumnya menyampaikan Integrasi SDGS RPJMD Kabupaten Lotim Tahun 2018-2023” terang Staf Khusus Bupati Lotim Bidang Pendidikan Dr Fauzan MPd kepada awak media ini melalui WhatsApp

Pos terkait