Kenalan di Medsos, Melati Digagahi dan Dijual

  • Whatsapp

MUSI RAWAS (SUMSEL), UtaraPost.net – Berawal dari perkenalan melalui media sosial (Medsos) Facebook lalu bertemu dan diajak ke pesta, setelah dari pesta diajak ke rumah kontrakan. Selanjutnya RS (25) berhasil menggagahi Melati (14) selama 15 hari.

Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kasat Reskrim, AKP Dedy Rahmad Hidayat didampingi Kanit PPA, Ipda Doris Pidriandi dalam pers rilisnya membenarkan telah meringkus pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Kasat, berdasarkan pengakuan korban, pada hari Rabu (1/6/22) sekitar pukul 13.00 WIB korban sedang menonton orgen tunggal di Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan (Sumsel).

Kemudian, korban diajak oleh pelaku Remon (DPO), ke rumah kontrakan pelaku RS. Saat sampai di kontrakan ada tiga orang teman pelaku yang tidak dikenal.

Sekira pukul 17.00 WIB, korban meminta kepada pelaku Reza untuk diantarkan pulang kerumahnya, namun pelaku RS tidak mau mengantarkan korban dengan alasan ada yang ingin dibicarakan dengan korban.

Selanjutnya, pelaku RS mengajak korban untuk masuk kedalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamar tersebut, kemudian pelaku RS membujuk rayu korban serta memaksa korban untuk melakukan hubungan badan (bersetubuh) dengan cara memaksa membuka pakaian korban dan medorong korban dalam kondisi terlentang, kemudian pelaku Reza langsung memasukkan alat kelaminnya ke vagina korban.

Setelah itu, tidak lama kemudian datang teman-teman dari pelaku RS ke kamar hendak melakukan perlakuan yang sama berupa melakukan hubungan badan secara bergantian.

Sementara, pengakuan pelaku RS, awal mula perkenalan dengan korban dari Facebook, lalu bertemu dan diajak ke pesta setelah kepesta di ajak ke kontrakan.

“Pelaku mengakui menyetubui korban, dari tanggal 1 juni 2022 sampai tanggal 15 juni 2022,” ujar Kasat.

Selain itu, pelaku RS juga menawarkan korban kepada lima temannya dan meminta uang sebesar Rp 1 Juta. Namum, teman-teman pelaku Reza hanya punya uang Rp500 ribu dan pelaku Reza setuju lalu kelima teman pelaku Reza melakukan persetubuhan dengan korban.

Korban hanya di beri Rp200 ribu oleh pelaku RS, akan tetapi uang tersebut diambil kembali oleh pelaku Reza untuk membayar kontrakannya.

“Korban disekap selama 15 hari dan dijual kepada laki-laki lain. Jadi total pelaku sebanyak enam orang,” tegas Kasat. (mus)

Pos terkait