Bakesbangpol DIY Gelar Sinau Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

  • Whatsapp
Acara Sinau Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bersama perwakilan dari 15 ormas yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Rabu (12/07/23)

BANTUL (DIY), utarapost.net – Bertempat di Warung Omah Sawah, Timbul Harjo, Sewon, Bantul dan dengan mengambil tema ‘Generasi Muda Berkarakter Pancasila’, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Bakesbangpol DIY) menggelar acara Sinau Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bersama perwakilan dari 15 ormas yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Rabu (12/07/23)

Acara yang dipandu oleh Diajeng Bantul Dita Nur Palasari S.Pd tersebut dimulai sekira Pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh perwakilan Kesbangpol DIY Ibu Nur Ica Amala, dalam sambutannya Nur Ica menegaskan pentingnya generasi muda paham dan mengerti Pancasila, khususnya di DIY yang sudah diatur dengan Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, pemateri pertama Hendro Muhaimin M.A menekankan pentingnya pemahaman Pancasila untuk semua generasi, karena tidak dipungkiri saat ini pemahaman terkait Pancasila sudah sangat tergerus, hal tersebut terbukti dengan adanya kerawanan sosial, situasi maupun kondisi yang mudah terprovokasi. Hendro juga bercerita perihal sejarah dan perjalanan lahirnya Pancasila sebagai lambang dan asas pokok kehidupan berbangsa di Indonesia.

“Sangat penting untuk memberikan pemahaman Pancasila kepada masyarakat luas, baik itu dewasa, remaja atau anak anak. Karena saat ini tidak bisa dipungkiri, pemahaman tentang Pancasila banyak tergerus, terbukti seringnya terjadi kerawanan sosial, masyarakat yang mudah di adu domba. Dengan bisa memahami dan menghayati nilai nilai luhur Pancasila, akan terwujud kehidupan berbangsa yang aman tentram,” paparnya.

Sementara itu dalam paparannya Psikolog dan Praktisi SDM, Wahyu Bintari S.PSI, M.PSI. menyampaikan bahwa sebentar lagi adalah tahun politik dimana nanti akan gencar pemberitaan-pemberitaan hoax, untuk itu kita perlu menangkal hoax melalui internalisasi nilai Pancasila.

“Dampak dari berita hoax itu dapat menimbulkan perpecahan dan merugikan masyarakat bahkan generasi, kemudian akan timbul rasa tidak percaya, menimbulkan opini negatif serta menurunkan reputasi seseorang atau lembaga. Untuk itu harus ada upaya menghindari hoax dengan cara, teliti terhadap sumber berita, hati-hati terhadap judul yang provokatif, cek dan ricek terhadap konten berita, melaporkan informasi hoax bukan ikut menyebarkan serta baca secara menyeluruh jangan buru-buru sharing,”paparnya

Setelah pemaparan dari para narasumber Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskudi. (Aji)

Pos terkait