Operasi Jaran 2023 Polres Lombok Utara Ungkap 5 Kasus  Umum dan 2 Kasus Narkoba

  • Whatsapp
Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro didampingi Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana, dan Kasat Res Nakoba Iptu I Made Artana serta Kasi Humas AKP Made Suparta saat gelaran konferensi pers ungkap kasus operasi Jaran 2023, di Lobi Mako Polres setempat, Kamis (24/8/2023). 

Lombok Utara (NTB), Utarapost.com—Jajaran Institusi Bhayangkara Lombok Utara menyiarkan pengungkapan kasus kejahatan hasil penjaringan Operasi Jaran pada rentang Juli-Agustus 2023 melalui siaran rilis pers, bertempat di Lobi Mako Polres setempat, Kamis (24/8/2023).

Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro didampingi Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana, dan Kasat Res Nakoba Iptu I Made Artana mengungkapkan ada 7 kasus yang berhasil dijaring terdiri dari 5 kasus pidana umum (2 kasus pencurian biasa dan 3 kasus pencurian dengan pemberatan) dengan 7 tersangka. Sementara kasus narkoba berhasil dijaring 2 kasus dengan 2 tersangka.

Bacaan Lainnya

Dalam pada itu, Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana, memaparkan terhitung sejak 31 Juli hingga 13 Agustus jajaran Kepolisian Resor Lombok Utara telah menggelar operasi jaran selama dua minggu dengan target operasi 3C (pelaku Curat, Curamor dan Curas).

“Dari hasil operasi jaran ada 5 kasus di antaranya 3 kasus pencurian umum dan 2 kasus pencurian dengan pemberatan,” paparnya.

Adapun dua kasus pencurian dengan pemberatan, tutur I Made Sukadana, pertama pencurian laptop terjadi di Kecamatan Bayan pelaku inisial S dan K. Kemudian kasus pencurian mesin boat dan satu unit sepeda motor N-Max dengan pelaku inisial PAI.

Pada kasus pencurian biasa berhasil disisir 3 kasus yaitu pencurian 1 Buah HP VIVO 180 YS warna biru hitam, 2 Jerigen warna biru. Untuk kasus pencurian 1 unit Sepeda Motor Suzuki Satria FU pelaku inisial P dikenakan hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan kasus kedua pencurian 1 unit HP Vivo 1817 berwarna merah, 1 unit HP Vivo Y15S 2021 berwarna biru silver, 1 unit HP Vivo Y12S 2021 berwarna Phantom Black dan 1 unit Sepeda Motor Suzuki FU.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Lombok Utara

Pelaku dengan inisial P dan A juga dikenakan hukuman 7 tahun penjara. Kasus yang ketiga pencurian 1 unit Sepeda Merek Pasifik dan 1 lembar nota pembelian sepeda. Pelakunya berinisial I dikenakan hukuman dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus juta rupiah.

“Dari 7 tersangka terdapat 4 orang dewasa dan 3 orang anak dibawah umur. Untuk anak dibawah umur hukumannya akan disesuaikan dengan UU Perlindungan Anak,” bebernya.

Ditempat yang sama, Kasat Resnarkoba, Iptu I Made Artana menyampaikan 2 kasus narkoba dengan barang bukti Ganja 9,34 Gram, Extacy 3 Butir, Hasish 1,69, LSD 0,59, dan Mashroom 322,63 Gram.

“Tiga Gili masih jadi pusat operasi karena banyaknya wisatawan yang datang dengan berbagai macam tujuan, sehingga perlu menjadi perhatian bersama,” tegas Artana

Akhir penyiaran rilis, mantan Subdit III Dit Narkoba Polda NTB AKBP Didik Putra Kuncoro menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh insan media seraya mengimbau agar pelayanan kepada masyarakat bisa dirasakan seluruh elemen.

“Semoga masyarakat di wilayah Lombok Utara ini senantiasa aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya orang nomor satu di jajaran Bhayangkara Lombok Utara itu (sas)

Pos terkait