Penutupan Program MTU, Bang Yos: Narasi Yang Kita Bangun Bagaimana Dapat Meningkatkan Perekonomian dan Pendapatan

  • Whatsapp
foto Anggota DPRD DIY H Yoserizal bersama Ibu-ibu padukuhan Bintaran Kulon pada penutupan Program MTU Jum'at (21/7/23)

BANYUL (DIY), Utarapost.net – Setelah selama 32 hari melaksanakan Program Mobile Training Unit (MTU) Pelatihan Keterampilan bagi Ibu-ibu di Dukuh Bintaran Kulon, Kalurahan Srimulyo, Bantul. Kini program tersebut hari ini secara resmi telah ditutup oleh Anggota DPRD DIY Fraksi Partai Gerindra H. Yoserizal S.H. (Bang Yos). Jum’at (21/7/23).

Ibu-ibu Padukuhan Bintaran Kulon dari awal hingga akhir sangat antusias mengikuti pelatihan keterampilan tersebut karena dapat meningkatkan keterampilan, menambah ilmu dan pendapatan keluarga.

Bacaan Lainnya

Kepala dukuh Bintaran Kulon Khalida Tyas Wara dalam sambutannya mengatakan pada acara penutupan Program MTU ini dirinya mengucapkan terima kasih kepada bang Yos (sapaan akrab H. Yoserizal) yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Sebagai perwakilan dari ibu-ibu yang selama 32 hari mengikuti Pelatihan Keterampilan saya ucapakan terimakasih kepada Bang Yos. Saya berharap setelah ini, pelatihan tidak sampai disini saja. Karena dengan diadakannya pelatihan keterampilan tersebut manfaatnya itu sudah dibuktikan oleh ibu-ibu didusun ini” imbuhnya

Ia menambahkan, sewaktu ada acara Merti dusun, Ibu-ibu yang mengikuti pelatihan disini membuka usahanya dan mendapatkan keuntungan.

“Jadi jangan takut untuk kita kembangkan apa yang kita dapatkan,”ucapnya

Dalam kesempatan yang sama Bang Yos dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini adalah wujud dari diri selaku anggota Dewan, Dinas dan Gubernur. Program ini bukan mengada-ngada, Karena ini adalah program yang dapat bermanfaat untuk Ibu-ibu.

“Narasi yang kita bangun adalah bagaimana dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan,”ujarnya

Bang Yos melanjutkan maka dari itu pihaknya harus mengimbangi dengan kegiatan-kegiatan yang produktif. Dengan adanya program ini dapat meningkatkan keterampilan ibu-ibu.

“Diberikannya ilmu ini sudah berstandar Nasional, jadi setelah ini jangan ada yang dikurangi atau dirubah rasanya, bentuk kemasan pun harus menarik, Karena hal tersebut dapat menentukan harga,”imbuhnya

Bang Yos menambahkan masalah merk juga perlu, ini harus disepakati nanti oleh Ibu-ibu kelompok, harus diperhatikan karena berpengaruh dan menentukan.

“Setelah pelatihan ini besok akan kita ada kan lagi pelatihan teknik pemasaran, Karena banyak yang bisa memasak, mempunyai keterampilan tetapi alami kendala dalam pemasaran nya, dan harus kreatif juga agar menarik bentuk nya,”jelasnya

Bang Yos pun menjelaskan tujuan diadakannya pelatihan keterampilan tersebut untuk meningkatkan pendapatan.
Ibu-ibu harus ada hasilnya sehingga perjuangan kita selama ini tidak sia-sia.

“Kerjasama yang kita lakukan ini harus diteruskan, jangan berhenti sampai disini,”tutupnya
(aji)

Komentar Anda

Pos terkait