Realisasi Anggaran Proyek Jalan di Desa Gedangan Janggal

  • Whatsapp

Indramayu, Utarapost.net – Kejanggalan APBDes tahun angaran 2020 di Pemerintah Desa Gedangan Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat telah berakibat terjadinya penumpukan anggaran proyek jalan ibarat kue lapis.

Demikian disampaikan Ketua Ormas Birgade Utama Adipati Singaperbangsa (BUAS) Kabupaten Subang, Gojim kepada awak media ini (3/4).

Bacaan Lainnya

Menurutnya jalan yang mulus dilapisi lagi oleh Pemdes setempat. Kejanggalan ini terlihat jelas dari garis proyek pengecoran jalan yang seharusnya dialokasikan untuk cor-coran jalan yang lain, tetapi Pemdes setempat malah mengalokasikannya ke jalan yang sudah dicor mulus dan tampak rapi.

“Padahal masih banyak jalan yang berlubang dan belum dicor, kenapa harus menumpukkan anggaran ke satu titik saja. Kan seharusnya begitu anggaran APBDes turun, proyek penggunaan anggaran dan titik pembuatan proyek itu sudah masuk dalam musrenbang desa,” ketus Gojim.

Dituturkannya, dalam sebuah temuan misalnya, Ormas BUAS menemukan fakta kasus di Indramayu berdasarkan laporan dari warga. Pihaknya langsung terjun ke lokasi sembari mengecek semua laporan yang masuk. Setelah dicek ternyata laporan tersebut benar.

“Bahwa di situ ditulis anggaran APBDes tahun 2020. Rincian anggaran dan pengalokasian anggaran juga tidak jelas, karena tidak dipasang papan kegiatan sesuai ketentuan informasi publik. Berdasarkan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik (KIP), bahwa penyelenggara pekerjaan wajib menginformasikan kepada publik.

Dengan temuan, kata Gojim, tim investigasi meminta pihak yang berwajib untuk segera mengusut tuntas semua temuan proyek anggaran APBDes 2020 agar tidak terjadi KKN,” pungkasnya via telepon seluler. (kki)

Pos terkait