Tingkatkan Kualitas UMKM KLU, Penerima Beasiswa AAI Helat Pelatihan Teknik Bikin Storytelling Produk

  • Whatsapp

Lombok Utara (NTB), Utarapost.net—Dalam rangka peningkatan kapasitas UMKM Kabupaten Lombok Utara (KLU), Pelaku Usaha Penerima Beasiwa dari Australia Awards Indonesia (AAI) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas teknik membuat storytelling produk para pegiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di KLU, berlangsung di Bale Jukung Kecamatan Tanjung, Jumat (18/8/2023).

Pelatihan dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter FR, Kadis Prindagkop KLU, Haris Nurdin, Fasilitator/Inisiator Pelatihan, Mawar Junita, serta 15 orang peserta pelatihan dari perwakilan masing-masing UMKM.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter FR, membuka pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan kapasitas teknik membuat storytelling produk tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku UMKM khususnya penggagas pekatihan.

Menurutnya, diera globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompetitif saat ini pelaku UMKM dihadapkan dengan tantangan semakin kompleks, sehingga perlu kreasi yang dapat membedakan produk sendiri dari pesaing demi menarik perhatian konsumen.

“Jadi saat ini para pelaku usaha UMKM jangan berhenti sampai di sini, karena tidak hanya di KLU saja kegiatan-kegiatan seperti ini tapi juga di kabupaten lain. Maka dalamhal peningkatan kapasitas guna meningkatkan kemampuan kita terkait bagaimana cara bersaing dalam usaha masa sekarang banyak produk yang sama. Jadi kita kesulitan bagaimna cara membedakan, misalnya rasa makanan perlu aciri khas. Begitupun kerajinan bagaimana teknik motif, gaya dan nuansanya. Ini mesti mampu kita timbulkan untuk mencari kekhasan daerah Lombok Utara,” jelas Danny.

Untuk peningkatan kapasitas UMKM ini, lanjut Danny, para Pelaku UMKM era sekarang beroperasi dalam lingkungan yang penuh dengan persaingan. Oleh karena itu, untuk bisa menonjol, UMKM perlu memiliki cara unik dan menarik untuk mengomunikasikan nilai produk mereka kepada konsumen.

“Banyak cara supaya produk yang kita hasilkan cepat mendapatkan respons dari konsumen, misalnya melalui cerita (storytelling) dapat membangun merek produk UMKM yang kuat, mudah diingat oleh konsumen jika cerita yang baik dibagikan melalui berbagai saluran yang tersedia, contohnya media, kelompok-kelompok, NGO maupun secara langsung,” beber Wabup.

Dalam pada itu, Mawar Junita, Penggagas Pelatihan, Pemilik Toko Oleh-oleh Lombok Utara dan Penerima Penghargaan Beasiwa Singkat dari AAI, memaparkan, ia fokus belajar terkait pola meningkatkan integrasi pasar dengan para pemilik bisnis UMKM Industri Kreatif dan Budaya di Universitas Monash Melbourne Australia.

“Kegiatan ini salah satu kewajiban bagi para penerima beasiswa belajar singkat di Australia selama 2 minggu Juni 2023 di Universitas Monash Malborne Australia. Temanya Enhancing Market Integration with Australia for MSME Business Leaders in Creative and Cultural Industries,” tuturnya.

Kata Mawar, untuk meningkatkan kapasitas masyarakat daerah tempat asal penerima beasiswa, maka pelatihan teknik membuat storytelling salah satu kontribusi membagi ilmu atau pengalaman yang telah didapatkan selama belajar di Australia. Kemudia pengalaman atau ilmu tersebut bisa diimplementasikan untuk memajukan UMKM di daerah masing-masing.

Dijelaskannya, pelatihan itu bertujuan memberdayakan UMKM dengan kemampuan membuat storytelling yang efektif, menghadirkan cerita yang kuat dalam pemasaran produk, dan meraih hasil yang lebih positif dalam menjalin hubungan dengan konsumen.

“Dengan pencapaian hasil-hasil pada pelatihan kali ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas UMKM dalam menghasilkan cerita yang kuat dan efektif, dapat menghasilkan manfaat nyata dalam peningkatan citra merek, penjualan dan keterlibatan konsumen,” imbuhnya.

Pelatihan teknik membuat storytelling produk UMKM ini diisi tiga narasumber ahli masing-masing, Hetty Karunia Tunjungsari, CCOP (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara), Andre Liongson (Co-Founder Graphic Design Studio & Printing Production based in Bandung/KYUB Stido),  serta Utary Dewi (Etsy Seller Specialist Bali). (djn/*).

Pos terkait