Tinjau Vaksinasi Pelaku Pariwisata di KLU, Wagub: Prioritaskan Vaksin kepada Lansia

  • Whatsapp

Tanjung, Utarapost.net – Wakil Gubernur NTB Dr Ir Hj Siti Rohmi Djalillah meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pelaku Pariwisata di Kabupaten Lombok Uata (KLU), oleh Batalion Vaksinator Covid-19 bentukan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH, di Hotel Medana Bay Marina, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Senin (5/4).

Bahkan wagub mengapresiasi antusiasme pelaku pariwisata di KLU yang tampak mengantri untuk mendapatkan vaksin. Dia menilai antrian ini sangat bagus sekali, namun tambahnya, perlu diketahui bahwa pemberian vaksin bagi warga bertahap, baik vaksin atau jadwal pemberian vaksinnya.

Bacaan Lainnya

“ini sangat bagus, namun perlu diketahui bahwa pemberian vaksin ini bertahap, vaksin juga didrop dari pusat bertahap, pemberian vaksinnya juga bertahap, yang kita utamakan yang penting-penting dulu seperti lansia, tenaga kesehatan, TNI-Polri, pelayan publik, temasuk pelaku pariwisata seperti ini,” terang Umi Rohmi, sapaan karib Wagub NTB ini.

Satu hal penekanan wagub di Lombok Utara bahwa pemberian vaksin untuk lansia pasalnya ia berkali-kali menyebutkan bahwa lansia harus menjadi prioritas vaksinasi.

“Bukan hanya di Lombok Utara saja, di semua kabupaten juga saya lakukan penekanan agar lansia diprioritaskan untuk mendapat Vaksin, karena mereka yang paling rentan terhadap penyakit,” tegasnya.

Terhadap hal itu Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan KLU Ayunah AMd SKep menjelaskan, rencananya vaksin untuk lansia pada pertengahan bulan April. Kabarnya, tuturnya, mereka sudah mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi bahwa pertengahan April akan didrop 1000 vaksin khusus untuk lansia.

“ini pemberitahuannya sudah masuk, pertengahan April ini kami akan diberikan 1000 Vaksin untuk lansia. Insya Allah pertengan April kita akan mulai melaksanakan vaksin untuk lansia,” jelasnya.

Sementara untuk vaksin Pelaku Pariwista di KLU sampai saat ini sudah mencapai 800 orang sejak dilaksanakannya vaksinasi pada tangga 2 April lalu.

“Tanggal 2 April ada 65 orang yang kami vaksin, tanggal 3 sejumlah 319 orang dan hari ini 416 orang. Jadi total pelaku pariwisata yang sudah kami vaksin berjumlah 800 orang, sisanya kita laksanakan besok,” bebernya.

Jumlah Vaksin yang disiapkan Dikes Lotara untuk pelaku pariwisata sebanyak 1500 Vaksin, sedangkan pelaku pariwisata sendiri mencapai 2000 lebih.

“Untuk kekurangannya kita akan didropkan lagi, pemerintah pusat biasanya melihat siklus pemberian vaksin, kalau vaksinnya kurang kita akan langsung didropkan lagi,” tambah Ayunah.

Dalam pada itu, Ketua Gili Hotel Asotiation (GHA) Lalu Kusnawan juga memberi apresiasi atas pelaksanaan vaksinasi untuk pelaku pariwisata ini, seraya berharap pariwisata di KLU segera pulih dengan pemberian vaksin untuk pelaku pariwisata.

“Travle Buble yang direncanakan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno perlu difikirkan, sekiranya program itu jadi, Lombok Utara akan menjadi salah satu target kunjungan wisatawan, terlebih Gili yang paling dekat dengan Bali,” ungkapnya.

Kapolres Lombok Utara ditemui media saat memantau proses vakainasi pelaku pariwisata di Medana Bay Marina, mengatakan pihaknya selalu siap kapan pun dibutuhkan Pemda KLU untuk percepatan vaksin di Lombok Utara.

“Batalion vaksinator yang kami bentuk selalu siap untuk melakanakan tugas mulia ini. Kami juga sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas kami untuk terus melakukam pendekatan kepada masyarakat, termasuk memberi arahan kepada lansia dan masyarakat pada umumnya untuk segera divaksin,” katanya.

Terkait vaksin pelaku pariwisata ini dia lants bersyukur karena mulai Jumat 2 April lalu mereka mendapat vaksin. Divaksinnya pelaku pariwista diharapkan pariwisata di KLU segera pulih.

“Saya bersyukur karena pelaku pariwisata kita mendapatkan vaksin hari ini. Saya berharap warga Gili segera divaksin, jangan sampai pelaku pariwisata saja yang divaksin, tapi warga belum, biar adil warga juga segera divaksin,” pungkasnya. (djn)

Pos terkait