Wujudkan Generasi Emas 2045, Dinas Ketahanan Pangan Jalankan Program GENIUS di Kabupaten Banyuasin

  • Whatsapp

Banyuasin (Sumsel), Utarapost.net – Dalam upaya penanganan rawan pangan dan pemenuhan pangan yang bergizi bagi generasi muda, program Genius sangat dibutuhkan untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, aktif dan produktif. Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa (Genius) Tahun 2023 dipusatkan di Kabupaten Banyuasin berjalan lancar.

Pemberian pangan bergizi dipandu oleh tim Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) yang sudah berjalan selama 2 (Dua) bulan. Program Genius bertujuan agar siswa siswi memakan makanan yang bergizi dan mengurangi jajan di pedagang kaki lima (PKL) diluar sekolah serta dalam upaya mewujudkan generasi emas 2045.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Banyuasin H. Hani Syopiar Rustam, SH mengucapkan banyak terima kasih kepada Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan semua pihak yang terkait dengan terpilihnya Kabupaten Banyuasin sebagai penerima manfaat pelaksanaan kegiatan intervensi kewaspadaan pangan dan gizi.

Sasaran kegiatan ini tidak hanya terbatas pada 500 orang siswa tapi juga untuk para orang tua siswa dan segenap guru disekolah lokus kegiatan. Ini menunjukan bahwa kemanfaatan dari kegiatan ini lebih luas.

“Harapan kami kedepannya agar program Genius ini tetap berlanjut pada masa yang akan datang guna terciptanya generasi emas tahun 2045. Semoga anak-anak kita hari ini akan menjadi generasi penerus yang lebih sehat, kuat, dan cerdas sehingga generasi emas 2045 dapat terwujud sebagaimana kita harapkan,” ungkapnya.

H. Hani S Rustam menegaskan kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa sejak dini tentang pentingnya mengkonsumsi pangan bergizi dalam rangka mendukung aktivitas belajar, kreativitas, dan prestasi siswa khususnya ditingkat pendidikan sekolah dasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin Masita Liana, SP menjelaskan manfaat makanan kudapan atau cemilan sehat adalah sebagai makanan selingan dan melengkapi asupan gizi harian. Kudapan sehat diolah dengan baik sehingga bebas dari bahan bahaya (racun, bahan kimia, kuman) dan tidak bertentangan dengan budaya, keyakinan, dan agama (halal).

“Pemberian pangan bergizi diberikan sebanyak 20 kali disertai dengan edukasi pangan dan gizi. Perpaduan pemberian pangan yang disertai edukasi dan internalisasi menjadi unsur penting dalam mendorong keberlanjutan kegiatan dan menumbuhkan kesadaran siswa dan orang tua sebagai wujud kewaspadaan pangan dan gizi,” jelas Kadis DKP.

Adapun program Genius difokuskan di 5 (Lima) sekolah yang ada di Kabupaten Banyuasin yang telah berlangsung selama 2 (Dua) bulan. Pembagian makan bergizi diberikan selama 3 kali dalam 1 minggu yakni setiap Senin, Rabu, Jumat. Sasaran pembagian program Genius antara lain :

  1. SDN 03 Suak Tapeh
  2. SDN 13 Rambutan
  3. SDN 21 Banyuasin lll
  4. SDN 9 Betung
  5. SDN 26 Betung

Pos terkait